Witara, Witara (2024) Tingkat Adopsi Petani dalam Menerapkan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Tanaman Jagung Hibrida (Studi Kasus di Wilayah Kerja Penyuluh Pertania Desa Fajar Harapan Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas). Diploma thesis, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang.
![]() |
Text
9. Wtara.pdf Download (637kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi petani dalam penerapan sistem penanaman baris lego jagung hibrida di wilayah kerja Penyuluh Pertanian Desa Fajar Harapan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Agustus 2024 di Desa Fajar Harapan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung mas. Seleksi kecamatan dan kelompok tani dilakukan secara purposive sampling (intentional) karena Desa Fajar Harapan merupakan bagian dari wilayah peneliti WKPP. Pengambilan sampel petani responden menggunakan teknik saturated sampling dari 3 kelompok tani yang atif menanam jagung hibrida di Desa Fajar Harapan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, sebanyak 10 responden yang menerapkan sistem legowo row. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder sebagai data pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Setelah data terkumpul kemudian dinarasikan secara kualitatif dan pengelolaan data juga dilakukan dengan memberikan penialian terhadap instrumen yang telah didistribusikan kepada responden. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert untuk mengukur atau mengukur sikap atau respon seseorang terhadap suatu fenomena sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata tingkat adopsi adalah 80%. Skala tingkat adopsi sebesar 80% termasuk dalam kriteria sudah melakukan/menerapkan (skala interval angka antara 77,8-100%). Sebelum penyuluhan penggunaan benih varietas unggul, aspek pengetahuan petani melalui uji pretest sebesar 57,92% dan setelah penyuluhan melalui uji postest meningkat menjadi 87,5%. Dariaspek sikap sebelum penyuluhan, dilakukan uji pre-test dengan hasil 56,67% dan setelah dilakukan penyuluhan, dengan uji post test meningkat menjadi 92,5% peningkatan pengetahuan dan sikap petani menunjukkan bahwa pemberdayaan atau penyuluhan berdampak positif bagi petani. Dalam Rencana Kegiatan Lanjutan Penyuluhan, pengetahuan petani dalam pemanfaatan varietas unggul akan ditingkatkan dan memfasilitasi penyediaan benih unggulan dalam budidaya tanaman jagung hibrida dan komoditas kainnya serta pendampingan berkelanjutan kepada petani. Kata Kunci: tingkat adopsi petani, sistem penanaman baris legowo, jagung hibrida
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Subjects: | Jurusan Pertanian > Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan |
Depositing User: | Unnamed user with email admin@pertanianpolbangtanyoma.ac.id |
Date Deposited: | 05 Mar 2025 06:50 |
Last Modified: | 05 Mar 2025 06:50 |
URI: | http://repository.pertanianpolbangtanyoma.ac.id/id/eprint/1045 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |